Aku cuma gadis biasa dengan sejuta mimpi. Kalimat yang terahir kubaca yang masih teriang sampai sekarang adalah :
"Dengan DOA takdir pun bisa berubah"
Kalimat itu didahului dengan bacaan yang tak kalah ajaib yang kudapat dari salah satu situs :
"Menurut hari kelahiran kamu, kamu itu adalah lebu katiup angin (debu tertiup angin)yang artinya segala yang dicita-citakannya tidak akan tercapai."
JLEB!
Yang kubaca adalah situs primbon. Dan kalimat bertanda petik paling atas kutemukan dari buku tafsir ayat Al-Qur'an yang dibagikan gratis di masjid pacar adekku.
Oke fiks 'Kronalogis' yang ingin kuceritakan di sini adalah : Aku yang punya kecenderungan terobsesi dengan primon menemukan jalan terang setelah membaca inti-inti sari Al-qur'an. Alhamdulilah ya...
Saat takdir memberiku bayangan-bayangan gelap. Tuhan menunjukan satu lorong benderang di antaranya. Lorong yang bisa kulewati suatu saat nanti. Lorong yang baru kubangun dengan doa-doa.
Percayalan berkara takdir adalah urusan Tuhan, tapi kita tetap bisa me-riquest takdir kita kalau kita mau.
Semangat! Oh, ya Selamat Idul Fitri Semuanya.
.





Tidak ada komentar:
Posting Komentar